Posts

Jokowi Harus Belajar dari Lannister

Image
Media massa kembali hangat membicarakan perihal pidato Presiden Jokowi, yang bisa dikatakan, anti-mainstream pada forum Plenary Session Annual Meeting IMF-World Bank yang diselenggarakan di Pulau Bali beberapa waktu yang lalu.
Beliau mencoba menganalogikan permasalahan ekonomi global saat ini dengan meminjam beberapa istilah dalam serial populer karya George R.R. Martin, Game of Thrones.
Tentu saja. Sebagai salah seorang penikmat GoT yang setia menunggu musim kedelapan yang belum kunjung dirilis itu, Jokowi sukses menarik perhatian saya untuk membahas masalah ini.
Meminjam slogan populer milik keluarga Stark, "Winter is Coming", Jokowi lewat pidatonya jelas sekali ingin menegaskan sebuah 'peringatan' kepada para pemimpin dunia khususnya negara-negara maju yang kerap melakukan praktik perang dagang di tengah lesunya perekonomian global.
Seperti yang kita ketahui, saat ini negara-negara besar tengah disibukkan dengan perebutan pengaruh dominasi ekonomi dunia layaknya …

Mereduksi Timbunan Buku

Image
Saat pertama kali media tulis mulai diperkenalkan dan digunakan oleh Bangsa Yunani, seorang silfus asal Athena bernama Socrates (Σωκράτης), mengatakan bahwa media baru tersebut diprediksi akan membuat manusia menjadi makhluk yang malas mengingat.
Seiring dengan berjalannya waktu, sekitar tahun 1450-an, Johannes Gutenberg asal Jerman berhasil menciptakan teknologi mesin cetak. Penemuan tersebut dianggap oleh banyak kalangan sebagai penyebab rusaknya metode manusia dalam belajar.

Mengapa bisa demikian? Karena jauh sebelum mesin cetak diciptakan oleh Om Gutenberg, awal mulanya budaya membaca hanya dilakukan oleh segelintir orang.
Untuk memperoleh bahan bacaan yang dibutuhkan, mereka harus datang ke perpustakaan untuk bisa mengakses buku. Di perpustakaan itu pula berbagai macam diskusi dilakukan bersama dengan para pembaca lainnya agar mereka bisa memahami secara mendalam isi dari buku yang dibaca.
Budaya Menimbun Buku
Setelah mesin cetak diciptakan, orang-orang akhirnya malas untuk pergi…